Pengurangan Risiko Bencana di Kawasan Rawan Banjir Melalui Pembuatan Biopori Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wayame
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3809Kata Kunci:
Bencana, Banjir, Biopori, RisikoAbstrak
Bencana bisa terjadi kapan saja dan dapat menimbulkan risiko dan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. Di lokasi pengabdian masyarakat setiap hujan disekitar permukiman masyarakat mengalami banjir/genangan, sehingga dibutuhkan upaya mengatasinya. Tujuan utama dari Kegiatan ini adalah sebagai berikut: Mengurangi resiko/dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir pada permukiman penduduk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon dengan melibatkan peserta adalah masyarakat yang termasuk dalam kelompok Proklim Dusun keranjang. Metode kegiatan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diharapkan adalah: Penyuluhan bagi masyarakat setempat, Pelatihan dengan membuat satu contoh biopori, dan pembuatan biopori di area permukiman Kawasan banjir/tergenang. Pembuatan Biopori sangat bermanfaat bagi lingkungan masyarakat, selain mengatasi genang air atau banjir pada permukiman warga, juga dapat menjadi wadah tempat pembuatan pupuk organik untuk kebutuhan tanaman, serta mengurangi sampah di lingkungan. Dampaknya bahwa setiap hujan tidak lagi terjadi genangan, dan pupuk organik dan lubang biopori tetap tersedia bagi pertumbuhan tanaman pekarangan.
Unduhan
Referensi
Warfield, C. 2007. The disaster management cycle. Biopori Sebagai Upaya mengatasi Banjir dan Ketersediaan Air Tanah Di Lingkungan Pesantren Nurul Huda. A’isyah
Hendrawan, D. I., Fachrul, M. F., Rinanti, A., Andajani, S., Raivaldi, M. R., Jiwanti, T. J., Rahmandani, I., & Gracia, E. 2021. Penerapan lubang resapan biopori sebagai upaya konservasi air tanah. Jurnal Teknik Lingkungan,
Virgota, A., Farista, B., Gunawan, L. A., Rahayu, R. N., & Julisaniah, N. I. 2023. Konservasi tanah dan air melalui penerapan lubang resapan biopori (LRB) di Desa Aik Prapa, Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 45–52.
Nisdayanti, D. A., Misga, N., Pratiwi, E. A., Fitriyani, R. D., Fauziyah, S., Mardiana, S. S., & Astuti, D. 2025. Penerapan biopori guna menanggulangi genangan air hujan. Jurnal Abdimas Indonesia, 7(1).
Hidayat, A., Wibowo, M. A., Hatmoko, J. U. D., Kistiani, F., Hermawan, F., Merukh, S. S. H., & Zachari, M. 2021. Pembuatan biopori sebagai upaya peningkatan laju infiltrasi dan cadangan air tanah serta pengendalian banjir. Jurnal Pasopati, 3(3).
Ichsan, I., & Hulalata, Z. S. 2020. Analisa penerapan resapan biopori pada kawasan rawan banjir di Kecamatan Telaga Biru. Gorontalo Journal of Infrastructure and Sustainable Engineering, 2(1).
Mustopa, A. K., Rianto, I. A. D., Dewi, R. L., Aziz, S. S., & Rahmi, M. W. 2023. Pencegahan banjir dan penumpukan sampah melalui penerapan lubang biopori di Desa Jayabakti, Sukabumi. Jurnal PIM, 4(2), 45–52.
Muin, A., Setyawan, R., & Zuhairini, N. 2025. Dari genangan ke wabah: Bagaimana banjir menyebabkan krisis kesehatan?. Envihsa FKM UI.
Saputra, O. R., Aji, E. A. L., Afifah, D. N., Puspita, W. G., & Ma’rifah, A. A. 2025. Pengolahan sampah organik melalui penerapan lubang resapan biopori di Dusun 1 Desa Karakan. Prosiding SEMNASFIK, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ratnasari, Z., & Wildawati, W. 2022. Sumber-sumber pendanaan pembentukan desa tangguh bencana (Destana) dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat menghadapi bencana di Kabupaten Lampung Selatan. Bappenas Working Papers,
Damanhuri, E., & Samudro, G. 2015. Pengomposan sampah organik dengan metode lubang resapan biopori. Universitas Andalas
Sofa, I. M. 2025. Pemanfaatan biopori: Solusi limbah dapur dan pupuk organik. Suara Kreatif.
Ismail Yus. 2020. Tiga Alasan Lubang Biopori Bisa Mencegah Terjadinya Banjir. DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa.
Suhedi W, 2018. Cara Membuat Biopori untuk Resapan Air dan Mengatasi Banjir. Balai wilayah Sungai Sulawesi II
Nafi M., 2023., Menuju Desa yang Berkelanjutan: Memahami 18 Tujuan SDGs Desa. https://kanaldesa.com/artikel/menuju-desa-yang-berkelanjutan-memahami-18-tujuan-sdgs-desa, Diakses 9 Februari 2025.
Sudewa G., 2024., Pembusatan Lubang Biopori. https://cybex.id/mobile/artikel/102450/Pembuatan-lubang-biopori/. Akses tanggal 9 Februari 2025
Salimah1., 2020., Penerapan lubang resapan biopori sebagai solusi alternatif pengendalian banjir. Jurnal Abdimas Indonesia, 7(1). Retrieved from https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/article/view/2744.
Adventur, A. (2023). Efektivitas lubang resapan biopori sebagai sistem eco-drainage di lingkungan padat penduduk. Jurnal Teknik Lingkungan dan Infrastruktur, 5(2), 112–120.
Jendela Maluku. (2024, June 5). Hujan seharian, sejumlah titik di pusat kota Ambon terendam banjir. Retrieved from https://jendelamaluku.com/berita/hujan-seharian-sejumlah-titik-di-pusat-kota-ambon-terendam-banjir
Kompas.com. (2024, June 5). Banjir terjang Ambon, puluhan rumah terendam dan jalanan bak sungai. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2024/06/05/193628778/banjir-terjang-ambon-puluhan-rumah-terendam-dan-jalanan-bak-sungai
Sari, R. P., & Wibowo, A. (2022). Implementasi kebijakan mitigasi bencana berbasis masyarakat di desa rawan bencana. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Kebijakan Publik, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.25077/jipp.9.1.45-56.2022
Suryani, N., & Hadi, S. P. (2021). Analisis risiko bencana dan strategi mitigasi berbasis masyarakat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 123–134. https://doi.org/10.14710/jil.19.2.123-134
BPBD Kota Ambon. (2024, Juni 25). Data kejadian bencana di Kota Ambon bulan Juni 2024. Pemerintah Kota Ambon. Retrieved from https://ambon.go.id/ini-data-kejadian-bencana-yang-dirilis-bpbd-kota-ambon
Kompas.com. (2024, Juni 5). Banjir terjang Ambon, puluhan rumah terendam dan jalanan bak sungai. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2024/06/05/193628778/banjir-terjang-ambon-puluhan-rumah-terendam-dan-jalanan-bak-sungai=


