Digitalisasi Audio-Visual Kesenian Samman Sebagai Pelestarian Kearifan Lokal di Desa Tlontoraja Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3818Keywords:
Audio Visual, Digitalisasi, Kearifan Lokal, Kesenian, SammanAbstract
Kesenian religi Samman merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di desa Tlontoraja, Pamekasan, yang keberadaannya belum banyak dikenal masyarakat luar Madura. Berdasarkan pengamatan di media sosial, kurangnya eksposur menjadi hambatan utama dalam pelestarian seni ini. Untuk itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui digitalisasi kesenian Samman berbasis audio-visual. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas seni Samman dalam bidang digital audio-visual, (2) memperkuat kapasitas dokumentasi kesenian melalui media literasi digital, (3) memperkaya kreativitas melalui modifikasi gerak dan formasi tari sesuai perkembangan zaman, serta (4) mendukung promosi desa wisata religi oleh pemerintah desa. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap: penyamaan persepsi dengan pemangku kepentingan desa, pendokumentasian pertunjukan Samman, dan workshop audio-visual untuk pemuda dan anggota komunitas seni Samman yang memiliki kemampuan IT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta workshop berhasil memproduksi dokumentasi pertunjukan Samman dalam format video, yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial. Kegiatan ini secara nyata meningkatkan kemampuan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelestarian dan promosi kesenian Samman ke khalayak yang lebih luas.
Downloads
References
S. N. Laily, “Desa Tlontoraja Pamekasan Gagal Dapat BUMDes 2025,” Kabar Madura, Madura, pp. 1–2, Dec. 10, 2024.
N. F. Basmalah, E. Fauziyah, and A. Zuhriyah, “Strategi Pengembangan Sektor Pertanian Di Desa Tlontoraja, Kabupaten Pamekasan,” AGRICA, vol. 16, no. 2, pp. 121–139, Jul. 2023, doi: 10.37478/agr.v16i2.2837.
Wajihuddin, “Pengaruh Media Sosial YouTube Terhadap Pengembangan Karakter Sesuai Pancasila dan Kewarganegaraan di SMAN Wilayah Kota,” Jurnal Kewarganegaraan, vol. 6, no. 1, pp. 1987–1996, Jun. 2022.
Syafiqurrahman, “Peran Tradisi Samman Dalam Mengukuhkan Keagamaan Islam Rahmatan Lil’Alamin di Desa Ellak Daya Lenteng Sumenep,” DIROSAT, Journal of Islamic Studies, vol. 7, no. 2, pp. 131–138, Jul. 2022.
N. Hasan, “Makna dan Fungsi Tradisi Samman,” Jurnal Kebudayaan Islam (IBDA), vol. 15, no. 1, pp. 112–134, May 2017.
A. Maladi, “Kesenian Tradisional Sebagai Sarana Strategi Kebudayaan di Tengah Determinasi Teknologi Komunikasi,” Jurnal Nusa, vol. 12, no. 1, pp. 90–100, Feb. 2017.
A. Hidayat, “Dimensi Epistimologis Tradisi Ritual Samman Dalam Masyarakat Madura - Telaah dalam Perspektif Epistemologi ’Abd al-Jabbar,” Jurnal Karsa, vol. 12, no. 2, pp. 119–131, Oct. 2007.
Wajihuddin, B. A. Kartika, and F. Aji, “Optimalisasi Media Audio-Visual Kesenian Religi Samman,” Jember, Nov. 2022.
Wajihuddin, R. F. Rozi, and F. Aji, “Ecowisata Air Terjun Antrokan Desa Manggisan Menuju Desa Wisata Dan Mandiri Ekonomi,” Communnity Development Journal, vol. 4, no. 5, pp. 10183–10187, 2023, [Online]. Available: https://goo.gl/maps/vLkr4b95wtS2
S. N. Hikmah, T. Nurdiyana, and P. D. Indriyani, “Pelatihan Digitalisasi Seni Tari Kolaboratif: Strategi Peningkatan Ekonomi Kreatif bagi Kelompok Seni Transi Muda Desa Dandajaya, Barito Kuala, Kalimantan Selatan,” Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 95–100, Jun. 2024, doi: 10.54082/jippm.429.
P. Dwihantoro, D. Susanti, P. Sukmasetya, and R. Faizah, “Digitalisasi Kesenian Njanen: Strategi Pelestarian Kebudayaan Melalui Platform Sosial Media,” Jurnal Madaniya, vol. 4, no. 1, pp. 156–164, Feb. 2023, [Online]. Available: https://madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/view/363
W. Wajihuddin, “Wawancara Narasumber Munassir,” Jember, Nov. 13, 2025.
W. Wajihuddin, “Wawancara Narasumber Horiyanto,” Jember, No


