Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi <h1><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</strong></h1> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.</p> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) </strong>terdaftar di BRIN dengan P-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612845747&amp;1&amp;&amp;2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3034 </a> dan E-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612847127&amp;1&amp;&amp;2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3026.</a></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JPMI</td> </tr> <tr> <td>Kependekan</td> <td>:</td> <td><em>Jur. Pengabd. Masy. Ind. (JPMI)</em></td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>Setiap 2 Bulan (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta 4, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612845747" target="_blank" rel="noopener">2775-3034</a></strong></td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612847127" target="_blank" rel="noopener">2775-3026</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 300.000,00 (APC)</td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Artikel Pengabdian Masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan</td> </tr> </tbody> </table> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12330&amp;gs=WtpDztEAAAAJ&amp;sc=1" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> <h1><br /><br /></h1> id-ID info@journals.id (JPMI) info@journals.id (Pengelola JPMI) Sab, 28 Peb 2026 02:22:37 +0700 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pelatihan Literasi Teknologi Informasi untuk Optimalisasi Produktivitas SDM pada UMKM Petkur di Surabaya, Jawa Timur https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3570 <p>Program pelatihan literasi teknologi informasi untuk UMKM Petkur di Surabaya dirancang untuk membantu karyawan meningkatkan kemampuan dalam mengelola SDM dan strategi pemasaran digital. Latar belakang diadakannya pelatihan ini adalah masih rendahnya produktivitas kerja karena minimnya pemahaman karyawan tentang indikator kinerja (KPI) dan pemanfaatan teknologi digital. Pelatihan ini diikuti oleh 20 karyawan dengan beragam latar belakang pendidikan dan dilakukan melalui kombinasi sesi teori serta praktik langsung. Hasilnya cukup menggembirakan, karyawan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam memahami KPI, meningkatkan keterlibatan dalam pekerjaan, serta mampu membuat konten digital untuk keperluan pemasaran. Program ini juga menghasilkan output nyata, seperti dashboard KPI, modul pelatihan digital, dan website internal perusahaan. Dampak positifnya terlihat dari meningkatnya efisiensi kerja, koordinasi tim yang lebih solid, serta munculnya ide-ide baru dari karyawan untuk pengembangan bisnis. Melalui pelatihan ini, UMKM Petkur semakin siap menghadapi transformasi digital, sekaligus membekali karyawan dengan keterampilan yang dibutuhkan di era industri berbasis teknologi.</p> Anita Hakim Nasution, Berlian Rahmy Lidiawati, Affifiana Prisyanti, M. Iqbal Wisnu, Ryan Vivaldi, Revania Kyla Evadne, Kifansa Naufal Fadhlurrohman, Alvyn Wira Pratama Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3570 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Pengembangan Desa Wisata Berbasis Nilai-Nilai KeJogjaan dalam Pengelolaan Laboratorium Technical and Vocational Education and Training https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4273 <p><em>Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal. Abstrak ini membahas pengembangan Desa Wisata Berbasis Nilai-Nilai KeJogjaan yang diintegrasikan dalam pengelolaan Laboratorium Technical and Vocational Education and Training (TVET) sebagai wahana pembelajaran terapan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan identitas budaya lokal. Nilai-nilai KeJogjaan, seperti unggah-ungguh, gotong royong, tepa selira, serta filosofi hamemayu hayuning bawana, dijadikan landasan dalam perancangan model pengelolaan desa wisata yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Laboratorium TVET berfungsi sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan institusi pendidikan dengan masyarakat desa melalui transfer keterampilan, pendampingan usaha, serta pengembangan produk dan layanan wisata. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam mengelola potensi desa, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga layanan pendukung wisata. Integrasi nilai budaya KeJogjaan dalam tata kelola laboratorium TVET tidak hanya memperkuat karakter dan etika kerja peserta didik, tetapi juga meningkatkan daya tarik desa wisata sebagai destinasi yang autentik dan berkarakter. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa model desa wisata berbasis nilai-nilai KeJogjaan yang dikelola melalui laboratorium TVET mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan desa, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi pengembangan desa wisata di wilayah lain dengan karakteristik budaya yang serupa.</em></p> Eka Nur Wahyu Setyorini, Putu Sudira, Eko Marpanaji, Priyanto, Septiono Eko Bawono, Yoga Sahria, Iswardani Galihrukmi, Nur Wahyuni, Daffa Abiyyu, Zulfa Anwari, Wiji Nurastuti Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4273 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Kesadaran Menabung Sejak Dini Melalui Kegiatan Menghias Celengan Berbasis Pendekatan Partisipatif dalam Program Kuliah Kerja Nyata untuk Membentuk Literasi Keuangan Anak di SDN 02 Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4289 <p><em>Kebiasaan menabung sejak dini merupakan keterampilan penting dalam membentuk karakter hemat, disiplin, dan tanggung jawab anak, namun kenyataannya sebagian besar siswa sekolah dasar masih cenderung menggunakan uang saku untuk kebutuhan konsumtif. Minimnya edukasi sederhana tentang pengelolaan uang menyebabkan rendahnya kesadaran menabung pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negri Walisongo Semarang di SDN 02 Mlilir dengan tujuan menanamkan kebiasaan menabung secara menyenangkan dan kreatif. Solusi yang ditawarkan berupa sosialisasi pentingnya menabung serta praktik menghias celengan sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 18 siswa kelas IV secara aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari sharing session, edukasi, hingga praktik menghias celengan dan dokumentasi dengan frame “Yuk Menabung”. Hasil pelaksanaan menunjukkan siswa berpartisipasi dengan antusias, mampu menuangkan kreativitas dalam menghias celengan, serta menunjukkan pemahaman lebih baik mengenai pentingnya menabung.</em></p> Berlian Dwi Puji Mulya, Fatkhussalam, Nurul Badhik, Shinta Putri Kiswanto, Muhamad Taqwa, Mazaya Azmi Zahira, Taskiyatun Nufus; Siti Luthfin Nuuriyyah Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4289 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Penyusunan Novel Grafis Bilingual sebagai Media Edukasi Atsiri kepada Masyarakat https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4378 <p><em>Rumah Atsiri Indonesia (RAI) adalah destinasi wisata yang mengusung konsep integrated destination, berkomitmen memberikan pengalaman menyeluruh kepada pengunjung, khususnya dalam memberi edukasi tentang tanaman atsiri dan manfaatnya bagi masyarakat. Salah satu sasaran penting dari program edukasi tersebut adalah anak-anak. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak mengenai tanaman atsiri, sekaligus meningkatkan minat baca mereka, Rumah Atisiri Indonesia bekerja sama dengan Grup Riset English for Creative Industries, dari D3 Bahasa Inggris, UNS, dengan cara menyusun novel grafis bilingual. Hal ini atas pertimbangan keprihatinan terhadap rendahnya tingkat minat baca masyarakat Indonesia menurut UNESCO, yaitu 0.001%. Menyusun novel grafis bilingual dipilih sebagai program kerja Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan menarik minat anak-anak untuk membaca cerita anak yang diwarnai dengan ilustrasi menarik, sekaligus menjadi media untuk belajar Bahasa Inggris. Kegiatan ini dimulai dari mengkurasi teks narasi karya mahasiswa D3 Bahasa Inggris, sebagai upaya integrasi mata kuliah dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Teks narasi tersebut ditulis dengan tema pengenalan karakter tanaman atsiri dan ditulis dalam dwi Bahasa. Setelah terseleksi teks narasi, selanjutnya adalah membuat ilustrasi yang relevan. Langkah terakhir adalah penyuntingan naskah dan penyesuaian dengan ilustrasi, atau penyuntingan tata letak teks dan ilustrasi. Hasil akhir yang berupa buku cetak novel grafis ini kemudian akan dipajang di salah satu sudut RAI yang mudah diakses oleh pengunjung untuk membaca karya tersebut.</em></p> Desi Wulandari, Karlina Denistia, Jotika Purnama Yuda, Yanuarria Kukuh Perwira, Intan Mustika Sari, Agus Dwi Priyanto, Lastika Ary Prihandoko Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4378 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Peran Pelatihan dan Pendampingan “Empower Kids’ Heroes” Bagi Pekerja Sosial Anak dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak di Provinsi Bengkulu https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4471 <p><em>Empower Kids’ Heroes bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pekerja sosial anak dalam menangani dan mengimplementasikan solusi untuk membantu pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak. Pada pelatihan ini, peserta mendapatkan 18 kali pertemuan dalam waktu 5 hari yang mencakup berbagai materi yang dibutuhkan oleh pekerja sosial anak, seperti: 1) Pengantar pekerja sosial anak, 2) Isu anak dalam perspektif pekerja sosial, 3) Ekologi dan Pengasuhan anak, 4) Standar pelayanan, penentuan respons, dan kelembagaan, 5) Studi kasus, 6) Membangun ekosistem dan ruang inklusi terhadap anak. Peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui dampak yang dihasilkan dari pelatihan ini. Metode yang digunakan tidak hanya berupa pelatihan kelas, namun juga berbentuk diskusi dalam studi kasus yang sering ditemui oleh para peserta di lapangan. Selain itu, pada akhir pelatihan, Insan Setara Foundation memberikan bantuan dana hibah untuk proyek sosial yang digagas langsung oleh para peserta terpilih pasca pelatihan untuk memenuhi hak-hak anak yang masih terabaikan terutama pada hak pendidikan. Hal ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan pelaksana dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak di provinsi Bengkulu.</em></p> Lia Jauharotul Afifah, Intan Permata Sari, Endang Saputra Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4471 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Pengurangan Risiko Bencana di Kawasan Rawan Banjir Melalui Pembuatan Biopori Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wayame https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3809 <p><em>Bencana bisa terjadi kapan saja dan dapat menimbulkan risiko dan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. Di lokasi pengabdian masyarakat setiap hujan disekitar permukiman masyarakat mengalami banjir/genangan, sehingga dibutuhkan upaya mengatasinya. Tujuan utama dari Kegiatan ini adalah sebagai berikut: Mengurangi resiko/dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir pada permukiman penduduk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon dengan melibatkan peserta adalah masyarakat yang termasuk dalam kelompok Proklim Dusun keranjang. Metode kegiatan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diharapkan adalah: Penyuluhan bagi masyarakat setempat, Pelatihan dengan membuat satu contoh biopori, dan pembuatan biopori di area permukiman Kawasan banjir/tergenang. Pembuatan Biopori sangat bermanfaat bagi lingkungan masyarakat, selain mengatasi genang air atau banjir pada permukiman warga, juga dapat menjadi wadah tempat pembuatan pupuk organik untuk kebutuhan tanaman, serta mengurangi sampah di lingkungan. Dampaknya bahwa setiap hujan tidak lagi terjadi genangan, dan pupuk organik dan lubang biopori tetap tersedia bagi pertumbuhan tanaman pekarangan.</em></p> Ferad Puturuhu, Elisabeth Kaya, Silwanus Talakua, June A. Putinella, Rudy Soplanit Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3809 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Generasi Berkarakter: Sosialisasi pada Siswa SMA N 1 Abung Semuli Lampung Utara, Provinsi Lampung https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4282 <p><em>Pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Abung Semuli ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi moral generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan era digital. Siswa sebagai agen perubahan dihadapkan pada krisis identitas, dominasi budaya asing, serta penurunan kesadaran kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan komunikatif, partisipatif, dan reflektif, dengan metode penyampaian materi interaktif, diskusi, dan refleksi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Materi mencakup sejarah dan makna Pancasila, tantangan nilai kebangsaan di era digital, serta penguatan karakter melalui tindakan sederhana yang kontekstual. Hasil jangka pendek menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap Pancasila. Dalam jangka panjang, hasil pengabdian ini mendorong perilaku positif, rasa tanggung jawab sosial, dan identitas nasional yang kuat. Dukungan sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan belum optimalnya sistem tindak lanjut, kegiatan ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pembentukan duta Pancasila, dan penguatan budaya sekolah. Pengabdian ini menegaskan pentingnya internalisasi Pancasila sebagai langkah strategis menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan.</em></p> Agus Triono, Ria Wierma Putri, Marlia Eka Putri, Yunita Maya Putri Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4282 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Kesadaran Keberlanjutan Guru Biologi melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah dan Design Thinking https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4291 <p><span style="font-weight: 400;">Permasalahan limbah organik di Sukabumi memerlukan peran berbagai pihak, terutama bidang pendidikan</span><span style="font-weight: 400;">. Guru yang memiliki kesadaran keberlanjutan yang kuat dapat merencanakan proyek pembelajaran tentang limbah yang integratif dan holistik. Membekali guru dengan kesadaran keberlanjutan menjadi salah satu upaya mengurai permasalah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah meningkatkan kesadaran keberlanjutan guru terhadap permasalahan pengelolaan limbah organik. Strategi yang dipilih adalah memberikan pelatihan pengelolaan limbah dengan memperhatikan kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta pelatihan tentang design thinking untuk memastikan bahwa inovasi, ide, dan solusi yang dibuat berorientasi pada nilai keberlanjutan. Kegiatan mencakup dua fase, yaitu: pelatihan pengelolaan limbah organik dan design thinking serta kegiatan pengembangan studi kasus permasalahan limbah di sekolah. Kegiatan ini berpengaruh signifikan terhadap 3 dimensi kesadaran keberlanjutan; pengetahuan, sikap, dan perilaku guru dalam mencapai tujuan pembagunan berkelanjutan. Tidak ada perbedaan kesadaran keberlanjutan berdasarkan jenis kelamin, usia, jenjang pendidikan, dan keikutsertaan PPG. Artinya, kesadaran keberlanjutan guru tidak dipengaruhi oleh faktor formal, melainkan hal lain seperti pengalaman personal, interaksi sosial, atau pelatihan.&nbsp; Program pengabdian masyarakat membawa dampak positif dalam peningkatan kesadaran keberlanjutan guru sehingga diharapkan mereka dapat mengembangkan projek yang relevan untuk siswa sebagai kontribusi bidang pendidikan dalam penyelesaian masalah limbah organik di Sukabumi.</span></p> Eni Nuraeni, Dita Astriningrum, Dewi Susanti, Ayumaharani Widyaningsih, Rani Siti Khoerunnisa, Fitri Husni Mardiyah, Ramadhani, Rianti Tri Wardani, Anisa Maharani, Hana Mumtaz Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4291 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Pelatihan Penerapan Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan Deep Learning https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4401 <p><em>Guru biologi SMA di Kota Cimahi memilki tingkat pengalaman mengajar yang berbeda. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai untuk mengajar biologi, namun tidak semua dari mereka memiliki pengalaman mengikuti pelatihan formal dalam pembelajaran berbasis deep learning. Deep learning, sebagai paradigma pendidikan di Indonesia, dapat mengoptimalisasi tercapainya Capaian Pelajaran Biologi, salah satunya keterampilan proses sains (KPS). Oleh sebab itu, pelatihan ini mengupayakan pendampingan berkelanjutan bagi guru biologi SMA di KBB dalam mengikuti perkembangan kurikulum serta untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan KPS. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi-refleksi. Dalam tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan melalui webinar, bimbingan teknis, dan praktik mengajar. Model analisis pedagogical, content, knowledge (PCK) digunakan untuk menganalisis keterampilan guru. Model tersebut memiliki 3 komponen, yaitu: pengetahuan tentang pemahaman siswa, menentukan strategi belajar, dan memilih teknik serta jenis asesmen. Hasil analisis modul ajar menunjukkan bahwa PCK guru biologi dalam merencanakan masih perlu ditingkatkan lagi terutama dalam perumusan tujuan pembelajaran dan pemilihan media yang sesuai untuk aktivitas KPS dan deep learning. Analisis praktik mengajar menunjukkan guru berupaya melakukan semua dimensi deep learning, namun kesulitan dalam memfasilitasi KPS. Berdasarkan hasil dari pelatihan, program serupa perlu dilakukan dan ditingkatkan frekuensinya agar upaya pendampingan guru dalam mengikuti perubahan kurikulum dapat berkelanjutan.</em></p> Dita Astriningrum, Yanti Hamdiyati, Kusnadi, Mimin Nurjhani, Sariwulan Diana, Dewi Susanti, Anugrah Ayumaharani Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4401 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Digitalisasi Audio-Visual Kesenian Samman Sebagai Pelestarian Kearifan Lokal di Desa Tlontoraja Pamekasan https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3818 <p style="font-weight: 400;"><em>Kesenian religi Samman merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di desa Tlontoraja, Pamekasan, yang keberadaannya belum banyak dikenal masyarakat luar Madura. Berdasarkan pengamatan di media sosial, kurangnya eksposur menjadi hambatan utama dalam pelestarian seni ini. Untuk itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui digitalisasi kesenian Samman berbasis audio-visual. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas seni Samman dalam bidang digital audio-visual, (2) memperkuat kapasitas dokumentasi kesenian melalui media literasi digital, (3) memperkaya kreativitas melalui modifikasi gerak dan formasi tari sesuai perkembangan zaman, serta (4) mendukung promosi desa wisata religi oleh pemerintah desa. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap: penyamaan persepsi dengan pemangku kepentingan desa, pendokumentasian pertunjukan Samman, dan workshop audio-visual untuk pemuda dan anggota komunitas seni Samman yang memiliki kemampuan IT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta workshop berhasil memproduksi dokumentasi pertunjukan Samman dalam format video, yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial. Kegiatan ini secara nyata meningkatkan kemampuan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelestarian dan promosi kesenian Samman ke khalayak yang lebih luas.</em></p> Wajihuddin, Romdhi Fatkhur Rozi, Bambang Aris Kartika Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3818 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Pendampingan Penggunaan Aplikasi Mobile sebagai Etalase Digital Pada Titik Batik di Desa Surabayan Kabupaten Lamongan untuk Pelestarian Batik Lokal https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4283 <p><em>Batik Lamongan merupakan salah satu produk budaya lokal yang memiliki nilai seni dan filosofi tinggi, namun mitra UMKM Titik Batik di Desa Surabayan, Kabupaten Lamongan, masih menghadapi permasalahan keterbatasan media promosi serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya jangkauan pasar dan kurang optimalnya upaya pelestarian batik lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi, pemasaran, dan pelestarian Batik Lamongan. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pendampingan dan pelatihan penggunaan teknologi digital, serta pengembangan aplikasi mobile sebagai etalase digital Titik Batik. Fitur aplikasi mencakup katalog produk digital, sistem pemesanan, pembayaran, serta penyajian informasi sejarah dan filosofi motif Batik Lamongan.</em></p> <p><em>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra Titik Batik mampu mengelola etalase digital secara mandiri, meningkatkan visibilitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya pemahaman mitra terhadap pemanfaatan teknologi digital, bertambahnya saluran penjualan, serta penguatan identitas budaya Batik Lamongan sebagai produk unggulan lokal. Aplikasi mobile yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai media pemasaran, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan dan pelestarian budaya batik melalui transformasi digital.</em></p> Eva Yulia Puspaningrum, Eka Prakarsa Mandyartha, Fawwaz Ali Akbar Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4283 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Pelatihan dan Penerapan Internet of Things untuk Pengeringan Kopi di MTs Pakis, Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah: Instalasi, Pendampingan, dan Evaluasi Dampak https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4333 <p><em>Kopi "Igir Alas" yang dikelola oleh MTs Pakis menghadapi tantangan utama berupa rendahnya efisiensi dan inkonsistensi kualitas biji kopi akibat proses pengeringan konvensional yang lama dan rentan terhadap fluktuasi cuaca. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan mengimplementasikan sistem monitoring cerdas berbasis Internet of Things (IoT), didukung oleh perbaikan infrastruktur dry house dan standar K3. Pelatihan yang melibatkan 31 peserta (30 siswa dan 1 pengelola) menunjukkan keberhasilan yang signifikan: peningkatan skor pemahaman peserta dari 30,00 menjadi 82,00, menghasilkan Normalized Gain (&lt;g&gt;) sebesar 0,74 (efektivitas tinggi) dan Peningkatan Persentase 173%. Secara operasional, sistem IoT berhasil mempersingkat durasi pengeringan dari 7–8 hari menjadi 4–5 hari, meningkatkan kapasitas hingga 100%, dan menstabilkan kadar air. Keberlanjutan program didukung oleh penghematan jam kerja, kemandirian pemantauan sistem, dan rencana tindak lanjut kritis seperti pengembangan Bank Data Kadar Air dan instalasi flow meter untuk menjaga kualitas produk dan efisiensi operasional.</em></p> Rujianto Eko Saputro, Darso, Anies Indah Hariyanti, Qeisha Amaliya Putri, Sabita Salsabila, Aditya Hanif Hadian Damaito, Aufiatu Risqiyah Nur Ainun Qolbu, Gilang Deli Mukti, Akhmad Fauzan Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4333 Sab, 28 Peb 2026 00:00:00 +0700 Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Generasi Berkarakter: Sosialisasi pada Siswa SMA N 1 Abung Semuli Lampung Utara, Provinsi Lampung https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4467 <p><em>Pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Abung Semuli ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi moral generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan era digital. Siswa sebagai agen perubahan dihadapkan pada krisis identitas, dominasi budaya asing, serta penurunan kesadaran kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan komunikatif, partisipatif, dan reflektif, dengan metode penyampaian materi interaktif, diskusi, dan refleksi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Materi mencakup sejarah dan makna Pancasila, tantangan nilai kebangsaan di era digital, serta penguatan karakter melalui tindakan sederhana yang kontekstual. Hasil jangka pendek menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap Pancasila. Dalam jangka panjang, hasil pengabdian ini mendorong perilaku positif, rasa tanggung jawab sosial, dan identitas nasional yang kuat. Dukungan sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan belum optimalnya sistem tindak lanjut, kegiatan ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pembentukan duta Pancasila, dan penguatan budaya sekolah. Pengabdian ini menegaskan pentingnya internalisasi Pancasila sebagai langkah strategis menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan</em><em>.</em></p> Agus Triono, Ria Wierma Putri, Marlia Eka Putri, Yunita Maya Putri Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4467 Sab, 07 Mar 2026 00:00:00 +0700