https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/issue/feed Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025-10-14T20:57:33+07:00 JPMI info@journals.id Open Journal Systems <h1><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</strong></h1> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.</p> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) </strong>terdaftar di BRIN dengan P-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612845747&amp;1&amp;&amp;2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3034 </a> dan E-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1612847127&amp;1&amp;&amp;2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3026.</a></p> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) </strong>saat ini terakreditasi <strong>SINTA 4</strong> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia <strong>Nomor 177/E/KPT/2024</strong> (<a href="https://journals.id/master/SK_Akreditasi2024.pdf">Download SK Akreditasi</a>).</p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JPMI</td> </tr> <tr> <td>Kependekan</td> <td>:</td> <td><em>Jur. Pengabd. Masy. Ind. (JPMI)</em></td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>Setiap 2 Bulan (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta 4, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612845747" target="_blank" rel="noopener">2775-3034</a></strong></td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612847127" target="_blank" rel="noopener">2775-3026</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 50.000,00 (ASC) + Rp 550.000,00 (APC)</td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Artikel Pengabdian Masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan</td> </tr> </tbody> </table> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12330&amp;gs=WtpDztEAAAAJ&amp;sc=1" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> <h1><br /><br /></h1> https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3823 Pelatihan Spreadsheet untuk Digitalisasi Laporan Pemantauan Jentik Nyamuk di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah 2025-10-04T21:34:06+07:00 Tenia Wahyuningrum teniaw@telkomuniversity.ac.id Zein Hanni Pradana zeinhp@telkomuniversity.ac.id Prasetyo Yuliantoro prasetyoy@telkomuniversity.ac.id Arief Rais Bahtiar ariefbahtiar@telkomuniversity.ac.id Teotino Gomes Soares tyosoares@gmail.com <p><em>Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan global merupakan penyakit dengan angka kematian tinggi di negara tropis seperti Indonesia. Dalam upaya pencegahan peningkatan kasus, diperlukan peran masyarakat melalui kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang memastikan lingkungan bebas dari jentik nyamuk Aedes Aegepty sebagai media penularan penyakit DBD. Kendala yang dihadapi yaitu pada pengumpulan, pencatatan, dan pelaporan hasil pemantauan jentik karena masih menggunakan metode manual. Untuk mengatasi masalah ini, diadakan program pelatihan penggunaan aplikasi spreadsheet bagi kader Jumantik, sehingga pelaporan lebih efektif dan efisien. Program pelatihan dilaksanakan dalam empat pertemuan yang mencakup pengenalan, pembuatan format pencatatan, analisis dan visualisasi, serta pelaporan. Pelaksanaan program melibatkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dan 13 kader Jumantik perwakilan dari setiap Rukun Warga (RW) di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Hasil pelatihan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pemahaman kader Jumantik terhadap penggunaan aplikasi spreadsheet untuk pelaporan pemantauan jentik, dan adanya peningkatan pemahaman kader Jumantik sebesar 21%. Hasil survei kepuasan menunjukkan rata-rata 89% peserta merasa sangat puas terhadap kegiatan pelatihan. Hal ini menunjukkan dampak positif sehingga mampu menjadi langkah penting menuju sistem</em> <em>kesehatan yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga program ini dapat dijadikan model bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa.</em></p> 2025-11-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4137 Asesmen Kualitas Air Kolam Budidaya Ikan Nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua: Pendekatan Deskriptif-Kuantitatif Berbasis SNI 7550:2009 2025-09-17T13:35:07+07:00 Fandi Arapenta Ginting fandiarapentaginting@gmail.com Patrick Marcell Fandy marcellpatrick@yahoo.com Anton Yudi Umsini Putra antonyudi.umsiniputra@gmail.com Rahmat Indrajati indrajati85@gmail.com Djuardrensi Patabang djuarpat@gmail.com Lia Medy Tandy liamedytandy@yahoo.com Felice Deglardini Wopari dinibhoover14@gmail.com Bodian Davin Panggabean panggabean65@yahoo.com <p><em>Sejak tahun 2021 telah terjadi penurunan produksi ikan nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Hal ini diduga terkait dengan kualitas air kolam yang belum sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menilai kualitas air kolam budidaya ikan nila milik kelompok tani Koya Timur. Asesmen dilakukan menggunakan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) 7550:2009, meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, amoniak, dan kecerahan, dengan metode deskriptif kuantitatif melalui uji sampel pada delapan kolam dari total enam belas kolam, selama tiga minggu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa parameter suhu rata-rata masih sesuai dengan standar, yaitu sebesar 29,9°C. Namun, ditemukan satu kolam dengan pH tidak sesuai, yaitu sebesar 9,05. Mayoritas kolam memiliki kadar oksigen terlarut rendah sebesar 2,2mg/L, seluruh kolam menunjukkan kadar amoniak tinggi sebesar 0,25mg/L, serta rata-rata kolam memiliki kecerahan di bawah standar yaitu sebesar 28,1cm. Temuan ini menegaskan perlunya upaya perbaikan manajemen kualitas air, antara lain dengan pemantauan pH rutin, penggunaan aerator atau kincir air, penanaman tumbuhan akuatik seperti Lemna minor untuk menurunkan amoniak, serta penerapan filtrasi sederhana.</em></p> 2025-11-22T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4209 Pemanfaatan Limbah Sayuran menjadi Kaldu Sayuran: Pelatihan dan Evaluasi Penerimaan Produk di Kampung Buleud, Garut, Jawa Barat 2025-09-17T13:36:32+07:00 Dewi Nur Azizah dnazizah@upi.edu Farhan Ilham Wira Rohmat farhanrohmat@upi.edu Puji Rahmawati Nurcahyani puji.rahmawati@upi.edu Sri Handayani srihandayani@upi.edu Shinta Maharani shinta.maharani@ku.th Dewi Cakrawati dewicakrawati@upi.edu <p>Limbah makanan masih memiliki nutrisi sehingga dapat dimanfaatkan agar memiliki nilai tambah. Pengolahan sisa makanan juga dapat membantu mengurangi dampak limbah sisa makanan bagi lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait kandungan nutrisi pada limbah makanan serta cara pengolahan limbah makanan agar memiliki nilai tambah. Kegiatan ini terdiri dari 2 tahap, tahap pertama yaitu uji coba pembuatan produk kaldu sayuran dari limbah sayuran yang dilakukan dalam 2 bentuk yaitu caur dan padat. Hasil kegiatan tahap pertama diperoleh formulasi yang menjadi bahan untuk membuat prosedur operasional baku untuk membuat kaldu sayuran. Tahap kedua yaitu pemberian materi terkait limbah sayuran, manfaat dan cara pengolahan yang dapat memberikan nilai tambah lalu diikuti dengan demonstrasi pembuatan kaldu sayuran. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan melalui penyebaran angket kepada peserta pelatihan sebagai responden. Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pelatihan adalah kesesuaian waktu dari peserta mengingat peserta pelatihan kebanyakan ibu rumah tangga sehingga waktu perlu disesuaikan dengan kegiatan mengurus anak. Adapun tindak lanjut dari penelitian ini adalah perancangan pengemasan dan label yang sesuai dengan peraturan, analisis umur simpan dan analisis kandungan gizi.</p> 2025-11-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4266 Toilet Sampah Dalam Upaya Pengolahan Limbah Pasar untuk Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sidoarjo 2025-09-17T13:53:30+07:00 Heru Setiyo Cahyono heruse180@gmail.com Dini Kristianti dinikristianti01.umain@gmail.com Danan Eko Cahyono dananekocahyono@gmail.com Bibit Musnaini bibit.musnaini@students.rug.nl <p><em>Pengelolaan sampah pasar adalah persoalan teknis sekaligus sosial-politik yang kronis di banyak kota-kota menengah di Indonesia. Pelaksanaan Kegiatan Toilet Sampah Oleh PT. Bumi Bersih Berenergi (B3) menunjukkan hasil yang signifikan (komposisi limbah pasar didominasi organik 80–90%, potensi pengurangan aliran sampah hingga 5%) yang secara konseptual masuk akal, tetapi belum didukung data kuantitatif lokal yang memadai untuk perencanaan teknis dan ekonomi di tingkat Kecamatan Sidoarjo. Namun setiap manfaat ini tergantung pada desain teknis yang tepat, kepatuhan pedagang, dan mekanisme pembagian manfaat yang adil, jika tidak ada intervensi bisa berbalik menjadi beban finansial dan sumber konflik. Temuan pada Laporan Pelaksanaan Program menyatakan bahwa sekitar 80–90% limbah pasar adalah fraksi organik (sisa sayur, buah, ikan, sisa makanan). Solusi yang diidentifikasi di Laporan Pelaksanaan Program dengan didukung analisis data dilaksanakan pemetaan pemangku kepentingan, pembagian manfaat (bagi hasil), operasional yang transparan dengan audit publik, dan mekanisme kompensasi/transisi untuk masyarakat yang pendapatannya terdampak. Implementasi tanpa strategi politik-ekonomi ini hampir pasti gagal. Hasil operasional dengan bilai reduksi aliran sampah 5%, penghematan biaya 5% divalidasi dengan data operasional. Dengan baseline yang digunakan dalam acuan adalah : kg/hari, kadar air, tingkat kontaminasi plastik, pola produksi harian, data tersebut harus dianalisis lebih lanjut sehingga tidak terjadi desain secara berlebihan (over-investment) atau kegagalan operasional.</em></p> 2025-11-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4095 Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Partisipatif melalui Green Village Project untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan 2025-09-28T13:07:37+07:00 Sandi Lubis sandi.lubis7@gmail.com Ahmad Mustanir ahmadmustanir74@gmail.com Jamaluddin Ahmad jahmadlado@yahoo.co.id Muhammad Rais Rahmat Razak mraisrahmat@gmail.com Erfina Erfina erfinafisip.05@gmail.com Sunandar Said nandarnurse@gmail.com Syahrir L syahrir.lau00@gmail.com Sapri Sapri sapritajuddin3@gmail.com Abdul Jabbar jbr.nyonk1@gmail.com Kamaruddin Sellang kamaruddinsellang@gmail.com Muhammad Nur m.nurcokro@gmail.com Muhammad Younus mohammedyounusghazni@gmail.com <p><em>Pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan masih rendah, sehingga sebagian besar rumah tangga bergantung pada pasar untuk memenuhi kebutuhan pangan dan mengeluarkan biaya yang cukup tinggi. Program Green Village Project dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif. Kegiatan ini menggunakan pendekatan participatory action yang melibatkan 25 rumah tangga selama enam bulan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya hortikultura, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi berbasis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata luas pekarangan yang dimanfaatkan dari 30 m² menjadi 75 m² (naik 150%), peningkatan produksi sayuran dari 5 kg menjadi 20 kg per musim tanam (naik 300%), serta penghematan pengeluaran rumah tangga sebesar Rp50.000–Rp100.000 per minggu. Dampak sosial juga terlihat melalui terbentuknya kelompok tani pekarangan dan meningkatnya solidaritas warga. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara mandiri, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan kemandirian desa.</em></p> 2025-11-22T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4153 Penguatan Literasi Digital untuk Pencegahan Cyberbullying bagi Generasi Z melalui Sosialisasi, Pelatihan Interaktif, dan Pendampingan di Kota Serang, Provinsi Banten 2025-09-17T12:53:52+07:00 Ronny Yudhi Septa Priana ronny.yudhi@untirta.ac.id Nguyen Minh Tri trinm@huflit.edu.vn Rina Fitriana rinafitriana@polteksahid.ac.id <p><em>Perkembangan teknologi digital menghadirkan dampak positif sekaligus tantangan serius, salah satunya meningkatnya kasus cyberbullying di kalangan generasi muda. Fenomena ini menjadi ancaman nyata bagi kesejahteraan psikologis dan sosial remaja, sehingga diperlukan langkah preventif yang sistematis. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi digital Generasi Z di Kota Serang melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan interaktif, dan pendampingan daring yang melibatkan 40 peserta dari pengurus OSIS dan komunitas mahasiswa. Materi kegiatan berfokus pada empat pilar literasi digital Kementerian Komunikasi dan Informatika, yaitu etika digital, budaya digital, keamanan digital, dan keterampilan digital. Metode pelatihan menggunakan case-based learning dengan studi kasus nyata cyberbullying di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan analisis, empati, dan tanggung jawab peserta dalam bermedia digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh aspek literasi digital dengan rentang peningkatan 29–37% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap terhadap perilaku cyberbullying serta menghasilkan kampanye digital kreatif bertema “Stop Cyberbullying” yang disebarluaskan melalui media sosial. Program ini terbukti efektif dalam membentuk generasi muda yang kritis, bijak, dan beretika dalam menggunakan ruang digital, sekaligus melahirkan kader literasi digital yang berperan sebagai duta anti-cyberbullying di komunitasnya. Dengan demikian, literasi digital dapat menjadi strategi preventif berkelanjutan untuk membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.</em></p> 2025-11-22T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4220 Peningkatan Kinerja Agribisnis Peternakan Melalui Manajemen Keuangan, Diversifikasi Produk, dan E-Marketing di “Tujuan Mulia Farm” Kabupaten Jember 2025-09-17T14:02:57+07:00 Rizky Atika Salsabila Ivabianca Putri rizkyatika@unej.ac.id Isti Fadah istifadah@unej.ac.id Almas Farah Dinna Dewi almasfarah@unej.ac.id Handriyono Handriyono handriyono@unej.ac.id Ria Faisyahril riafisip@unej.ac.id Anita Putri Wulandari apw67@cornell.edu Amalia Rizqi Ramdani amaliarizqi440@gmail.com Ages Miftah Dayurimasani agesmiftah17@gmail.com <p><em>UMKM peternakan "Tujuan Mulia Farm" menghadapi tiga tantangan utama: manajemen keuangan yang tidak terstruktur, ketergantungan pendapatan pada penjualan musiman, dan jangkauan pemasaran yang terbatas. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi pencatatan keuangan hingga lebih dari 80%, mengimplementasikan dua aliran pendapatan baru, dan meningkatkan jangkauan digital secara signifikan dalam periode tujuh bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif berbasis masalah yang melibatkan empat peserta (N=4), terdiri dari pemilik dan karyawan, melalui tiga modul terstruktur: manajemen keuangan, diversifikasi produk, dan pemasaran digital. Hasil kuantitatif utama menunjukkan keberhasilan mitra dalam mengadopsi template keuangan berbasis Excel, peningkatan nilai jual kotoran kambing menjadi pupuk organik "Vitalia" hingga dua kali lipat, dan potensi margin keuntungan sebesar 20-30% dari layanan paket aqiqah. Di ranah digital, terjadi peningkatan tayangan Instagram dan tiktok hingga +2.810 dan perolehan likes konten hingga 600 dari nol. Intervensi ini berhasil membangun fondasi operasional yang lebih efisien dan memperluas jangkauan pasar, yang berdampak positif pada resiliensi dan keberlanjutan usaha mitra.</em></p> 2025-11-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4279 Emotional Demonstration Tingkatkan Pengetahuan Gizi dan Pengolahan Pangan Hewani untuk Cegah Stunting 2025-09-17T12:51:05+07:00 Zuhrah Taufiqa zuhrah.taufiqa@fk.unp.ac.id Nur Rahmi nurrahmi@unp.ac.id Milya Novera 6810430001@psu.ac.th Navila Samsa Volasoohy navil04@student.unp.ac.id Mutia Erliza Mashfufah mutiaerlizam27@student.unp.ac.id Muhammad Khalish Fathani athala@student.unp.ac.id Muhammad Raif Welfin Alkhairy raifalkhairy19@student.unp.ac.id Ahmad Syauqy Allief ahmadsyauqyalliief@student.unp.ac.id <p><em>Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, terutama akibat rendahnya konsumsi pangan hewani pada balita. Kegagalan pada periode pemberian makan bayi dan anak seringkali berhubungan dengan kurangnya pemahaman orang tua dan kader Posyandu mengenai gizi dan pengolahan makanan. Edukasi konvensional melalui penyuluhan dan konseling terbukti kurang efektif dalam mendorong perubahan perilaku. Nagari Sulit Air merupakan wilayah dengan prevalensi stunting balita tertinggi di Kabupaten Solok, bahkan melebihi angka nasional. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada penerapan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo) sebagai inovasi edukasi gizi. Kegiatan ini melibatkan 68 peserta yang terdiri dari ibu dengan balita dan kader Posyandu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi dan koordinasi, pelatihan Emo-Demo dengan permainan interaktif “Susun Balok Cerdas untuk Anak Tumbuh Sehat”, serta tahap evaluasi. &nbsp;Antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh peserta menunjukkan bahwa penerapan metode Emotional Demonstration ini efektif dan menyenangkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada nilai post-test dibandingkan pre-test. Dengan demikian, penerapan metode Emo-Demo terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pemberian makan balita untuk pencegahan stunting.</em></p> 2025-11-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4107 Penerapan Sistem Pemantauan Kelistrikan dan SOP Pemeliharaan Autoklaf di Puskesmas Tarik 2, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 2025-09-30T12:07:55+07:00 Levana Forra Wakidi lep.forra@gmail.com Lusiana lusiana.tekmed@poltekkes-surabaya.ac.id Farid Amrinsani far@poltekkes-surabaya.ac.id Oskar Natan oskar.natan.ox@tut.jp Roichatun Nashichah roichatun.nashicha@gmail.com <p><em>Autoclave merupakan peralatan utama dalam proses sterilisasi di fasilitas pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Tarik II Kabupaten Sidoarjo, diperlukan pemantauan sistem kelistrikan secara berkala untuk memastikan keandalan dan keamanan fungsi autoclave dalam proses sterilisasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas puskesmas dalam melakukan pemantauan kelistrikan melalui kegiatan pengujian dan kalibrasi autoclave guna menjaga efisiensi dan kinerja alat. Program dilaksanakan melalui skema Kemitraan Masyarakat antara Poltekkes Kemenkes Surabaya Jurusan Teknologi Elektro-Medis dan Puskesmas Tarik II. Metode kegiatan meliputi survei sistem kelistrikan, pengujian dan kalibrasi autoclave bersama PT Gama Medika Teknik menggunakan Metode Kerja GMT/MK/TEKNIK.009-18 yang mengacu pada Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/V/0412/2020 Edisi II, pelatihan teknis, serta penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengujian mencakup aspek kelistrikan (resistansi pembumian, arus bocor, dan resistansi isolasi), serta suhu dan waktu sterilisasi pada setpoint 115 °C. Hasil menunjukkan autoclave memenuhi standar keselamatan dan dinyatakan laik pakai (label hijau). Kegiatan ini berdampak pada pencegahan kerusakan alat, peningkatan pengetahuan teknis petugas, dan dukungan terhadap akreditasi Puskesmas, sehingga meningkatkan keandalan peralatan dan mutu layanan sterilisasi di fasilitas kesehatan.</em></p> 2025-11-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4178 Pelatihan Penggunaan Perangkat Lunak Accurate Online untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Surabaya 2025-09-25T12:44:05+07:00 Erna Hendrawati hendrawati@uwks.ac.id Mira Pramudianti mirapramudianti@uwks.ac.id Delly Nofiani 111355508@Nccu.edu.tw Khoirul Abidin khoirulabidin@uwks.ac.id <p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pelatihan accurate online yang diselenggarakan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kartika 1 Surabaya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi praktis siswa dalam bidang akuntansi terkomputerisasi, sebagai respons terhadap tuntutan pasar kerja yang semakin mengandalkan teknologi. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metodologi campuran yang melibatkan ceramah, diskusi interaktif, dan latihan praktik langsung menggunakan accurate online, dengan fokus pada pengantar accurate online, siklus pembelian, siklus penjualan, laporan keuangan dasar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui perbandingan skor pra-tes dan pasca-tes, observasi partisipasi siswa, serta kuesioner umpan balik. Hasil kuesiner 20 peserta menunjukkan rata-rata nila pra pelatihan 50 dan setelah pelatihan 87,75 (peningkatan 71,5 %). Hak ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan operasional siswa terhadap accurate online, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesiapan kerja mereka. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah kejuruan dalam menjembatani kesenjangan keterampilan antara kurikulum akademis dan kebutuhan industri.</em></p> 2025-11-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 https://www.jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4239 Penguatan Literasi dan Numerasi Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD di Nagari Pagaruyung, Tanah Datar, Sumatera Barat 2025-09-17T13:38:11+07:00 Zuryanty zuryanty@gmail.com Refiona Andika refionaandika@fip.unp.ac.id Melva Zainil melvazainil@fip.unp.ac.id Atri Waldi atriwaldi@fis.unp.ac.id Nana Fauzana Azima nanafauzana15@gmail.com Sartono sartono@fip.unp.ac.id <p><em>Urgensi pengabdian ini terletak pada kondisi literasi dan numerasi siswa yang masih perlu ditingkatkan, ditambah dengan potensi kearifan lokal yang belum optimal dimanfaatkan dalam pendidikan. Melalui pendekatan ini, guru dapat meningkatkan keterampilan merancang pembelajaran yang bermakna bagi siswa, terutama pembelajaran yang terintegrasi dengan lingkungan dan budaya disekitar mereka. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dengan mengintegrasikan kearifan lokal yang relevan dengan budaya dan pariwisata daerah ini. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: pra-kegiatan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan. Pada tahap pra-kegiatan, tim pengabdi melakukan observasi lapangan, koordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat, serta studi literatur untuk mengidentifikasi kearifan lokal yang relevan. Tahap pelaksanaan meliputi seminar untuk guru-guru tentang pemanfaatan kearifan lokal sebagai strategi pembelajaran literasi dan numerasi, serta pelatihan membuat rencana pembelajaran berbasis kearifan lokal Minangkabau. Tahap pasca-pelaksanaan berfokus pada evaluasi dampak kegiatan melalui pengumpulan data dan umpan balik dari guru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan guru merancang pembelajaran literasi dengan nilai sebesar 8.02 dari 10 dan numerasi dengan nilai 7,73 dari 10. Pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan guru secara drastis, terutama pada aspek penggunaan bahan ajar berbasis budaya lokal, peningkatan sebesar 56,7% (n=41) dan penyusunan modul ajar berbasis kearifan lokal, peningkatan sebesar 53,05% (n=41). Pemahaman yang baik mengenai literasi dan numerasi berbasis kearifan lokal memudahkan guru untuk menerapkan, menyusun, dan menggunakan bahan ajar yang relevan.</em></p> 2025-11-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025