Optimalisasi Pemantauan Status Gizi Remaja melalui Edukasi dan Pemeriksaan Antropometri berbasis Sekolah

Penulis

  • Ade Saputra Nasution Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Ibn Khaldun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4907

Kata Kunci:

Antropometri, Edukasi Gizi, Remaja, Sekolah, Status Gizi

Abstrak

Remaja merupakan kelompok rentan mengalami masalah gizi akibat pola makan tidak seimbang dan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya pemantauan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemantauan status gizi remaja melalui edukasi gizi seimbang dan pemeriksaan antropometri berbasis sekolah di MTs Al-Ahsan Kota Bogor. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi interaktif mengenai gizi seimbang dan pola hidup sehat, dilanjutkan dengan pemeriksaan antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar perut, Lingkar Lengan Atas (LILA), Indeks Massa Tubuh (IMT) Z-score pada 52 siswa/i. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal, namun masih ditemukan siswa dengan risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), gizi kurang, gizi lebih, dan obesitas. Hasil pengukuran pemahaman menunjukkan kenaikan sebesar 23%. Kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga pola makan sehat dan melakukan pemantauan status gizi secara berkala. Program edukasi dan pemeriksaan antropometri berbasis sekolah dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mendukung kesehatan remaja secara berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

I. Kamaruddin, L. Kustiyah, H. Riyadi, and R. Junus, “Factors Influencing Nutritional Status in Overweight and Obese Adolescents,” Amerta Nutr., vol. 7, no. 2SP, pp. 311–319, 2023, doi: 10.20473/amnt.v7i2SP.2023.311-319.

A. L. Agustin et al., “Gambaran Status Gizi Remaja Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pare Description of the Nutritional Status of Adolescents in Pare Community Health Center Working Area .,” J. rRiset Pengemb. dan Pelayanan Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 48–53, 2024. https://doi.org/10.56399/jgl.v3i1.168

S. Raut, D. KC, D. R. Singh, R. R. Dhungana, P. M. S. Pradhan, and D. R. Sunuwar, “Effect of nutrition education intervention on nutrition knowledge, attitude, and diet quality among school-going adolescents: a quasi-experimental study,” BMC Nutr., vol. 10, no. 1, pp. 1–10, 2024, doi: 10.1186/s40795-024-00850-0.

H. Nabilah and N. Musniati, “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Remaja Di Sekolah Sma Al Kamal Jakarta Barat Tahun 2025,” vol. 4, pp. 314–321, 2026. https://doi.org/10.71456/jik.v4i2.1533

R. Rahmayani, E. D. Yani, S. Rosita, R. N. Za, and N. Hidayanti, “Pola Makan , Pengetahuan Gizi Dan Status Gizi Remaja Usia 13-15 Tahun Di Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) Dietary Patterns , Nutritional Knowledge And Nutritional Status Of Adolescents Aged 13-15 Years In Junior High School ( SMP ),” vol. 11, no. 2, pp. 747–751, 2025. DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5722

D. A. L. Putri, S. W. Kisnawaty, and S. Zulaekah, “Hubungan Asupan Energi dan Aktifitas Fisik dengan Status Gizi Pada Remaja,” Nutr. J., vol. 9, no. 1, pp. 1–10, 2025, doi: 10.37771/nj.v9i1.1253.

Y. Yusni and F. Meutia, “Anthropometry analysis of nutritional indicators in Indonesian adolescents,” J. Taibah Univ. Med. Sci., vol. 14, no. 5, pp. 460–465, 2019, doi: 10.1016/j.jtumed.2019.07.001.

Z. MUNIR, A. S. Adirawan, U. Faruq, M. Mu’adam, and M. F. Ramadana, “Efektivitas Program Edukasi Gizi Seimbang Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Praktik Gizi Seimbang Pada Remaja,” J. Keperawatan Prof., vol. 12, no. 2, pp. 109–119, 2024, doi: 10.33650/jkp.v12i2.9458.

G. S. Teesen, A. Yuliani, S. Syabariyah, and P. Yualita, “Edukasi Gizi Seimbang pada Siswa di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur,” PengabdianMu J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 9, no. 4, pp. 713–720, 2024, doi: 10.33084/pengabdianmu.v9i4.6673.

S. Suryadi, Y. Indriani, and D. I. Angraini, “Hubungan Asupan Zat Gizi Dan Anemia Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis ( KEK ) Pada Remaja Putri pada remaja putri dengan cara mengukur terkait dengan risiko biologi , perilaku dan Perempuan berumur 20-35 tahun adalah permasalahan yang sering terjadi pa,” J. Kesehat. Panca Bhakti Lampung, vol. 13, no. 1, pp. 01–10, 2025. http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/54572

M. Wahidin et al., “Digital Education to Improve Knowledge of Sugar, Salt, and Fat Consumption Among Indonesian Adolescents: A Quasi-Experimental Study,” Adv. Public Heal., vol. 2025, no. 1, 2025, doi: 10.1155/adph/9969313.

J. D. R. Nauli H, R. Maulana, L. Gibting, and V. G. Saragih, “Hubungan Konsumsi Fast Food dan Minuman Manis dengan Risiko Obesitas pada Remaja Putri Program Studi Pendidikan Tata Boga , Fakultas Teknik , Universitas Negeri Medan , dan pertumbuhan mereka di masa depan . Remaja yang mengalami obesitas berpotensi,” J. Ilm. Kedokt. dan Kesehat., vol. 5, no. 1, pp. 538–553, 2026. https://doi.org/10.55606/klinik.v5i1.5764

E. Mulyani and R. E. Safriana, “Edukasi Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Darul Islam Gresik,” ADM J. Abdi Dosen dan Mhs. Vol., vol. 1, no. 2, pp. 155–160, 2023. https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v1i2.219

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-02

Cara Mengutip

Nasution, A. S. (2026). Optimalisasi Pemantauan Status Gizi Remaja melalui Edukasi dan Pemeriksaan Antropometri berbasis Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(4), 982-989. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4907