Edukasi Pencegahan Bullying sebagai Upaya Membangun Lingkungan Pengasuhan Ramah Anak di Lksa Muhammadiyah Abepura

Penulis

  • Sitti Rukmana Patty Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Eka Nurwahyuliningsih Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Jecqueline Febriani Manggaprouw Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Lamberrina Hubertina Magai Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Tesalonica Inria Nestha Tuto Paron Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Amos Alfius Wororomi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Lakitor Wenda Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Tresmila Yanengga Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, IndonesiaProgram Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Irene Mofu Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, IndonesiaProgram Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Musa Hiskia Safkaur Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, IndonesiaProgram Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Cenderawasih, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4850

Kata Kunci:

Bullying, Edukasi, Lembaga Kesejahtera Sosial Anak, Pengasuhan Ramah Anak

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak panti mengenai pencegahan bullying serta mendorong terbentuknya lingkungan pengasuhan yang ramah anak di LKSA Muhammadiyah Abepura. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta penguatan pesan anti-bullying. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta penutup dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan 10 indikator capaian, yaitu pengertian bullying, contoh bullying verbal, dampak bullying bagi korban, sikap ketika melihat teman dibully, kesehatan mental, ketangguhan mental anak, cara mencegah bullying, tindakan ketika menjadi korban bullying, karakter teman yang baik, dan lingkungan panti asuhan yang aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta. Rata-rata skor pre-test sebesar 54 meningkat menjadi 80,5 pada post-test, dengan kenaikan rata-rata sebesar 26,5 poin. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator tindakan ketika menjadi korban bullying, dari skor 40 menjadi 90, dan ketangguhan mental anak, dari skor 50 menjadi 90. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan bullying cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap peserta, khususnya dalam mengenali, mencegah, dan merespons perilaku bullying di lingkungan panti. Meskipun demikian, indikator kesehatan mental dan dampak bullying bagi korban masih perlu diperkuat melalui edukasi lanjutan. Kegiatan ini merekomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan, penguatan pengawasan pengurus panti, serta pembiasaan nilai empati, saling menghargai, dan keberanian melapor dalam kehidupan sehari-hari anak.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Komisi Perlindungan Anak Indonesia, “Pemerintah Bersama Tri Pusat Pendidikan Harus Lebih Optimal ‘Turun Tangan’ Atasi Bullying/Perundungan pada Satuan Pendidikan,” KPAI, 22 Januari 2024.

World Health Organization, “Mental Health of Adolescents,” WHO, 1 September 2025.

UNICEF Data, “Bullying,” UNICEF, Juni 2025.

World Health Organization, INSPIRE: Seven Strategies for Ending Violence Against Children. Geneva: World Health Organization, 2016.

A. P. Yani and A. Afrinaldi, “Upaya Mengatasi Bullying Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Bagi Remaja Panti Asuhan Aisyiyah Padang Panjang,” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, vol. 1, no. 6, 2024.

H. Hasni, H. Haris, F. Umar, S. Latif, A. Harum, and M. Rijal, “Edukasi Anti-Bullying Melalui Bimbingan Kelompok Sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak di Panti Asuhan Guppi Kecamatan Tallo Kota Makassar,” Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 4, no. 6, pp. 515-522, 2024, doi: 10.59395/altifani.v4i6.614.

F. B. Nasution, “Penyuluhan Anti-Bullying: Membangun Lingkungan Aman dan Nyaman di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera,” Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 2025.

A. González Moreno and M. del Mar Molero Jurado, “Intervention Programs for the Prevention of Bullying and the Promotion of Prosocial Behaviors in Adolescence: A Systematic Review,” Social Sciences & Humanities Open, vol. 10, 100954, 2024, doi: 10.1016/j.ssaho.2024.100954.

H. Gaffney, D. P. Farrington, and M. M. Ttofi, “Effectiveness of School-Based Programs to Reduce Bullying Perpetration and Victimization: An Updated Systematic Review and Meta-Analysis,” Campbell Systematic Reviews, vol. 17, no. 2, e1143, 2021, doi: 10.1002/cl2.1143.

R. W. M. Astuti and E. W. Maryam, “The role of psychoeducation on self-confidence to enhance knowledge of bullying prevention among orphanage children,” Academia Open, vol. 10, no. 2, 2025, doi: 10.21070/acopen.10.2025.11093.

R. A. Zahid, “Bullying prevention strategies through the foster guardian program in pesantren,” Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, vol. 14, no. 2, 2024, doi: 10.33367/ji.v14i2.5923.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-02

Cara Mengutip

Patty, S. R., Nurwahyuliningsih, E., Manggaprouw, J. F., Magai, L. H., Paron, T. I. N. T., Wororomi, A. A., Wenda, L., Yanengga, T., Mofu, I., & Safkaur, M. H. (2026). Edukasi Pencegahan Bullying sebagai Upaya Membangun Lingkungan Pengasuhan Ramah Anak di Lksa Muhammadiyah Abepura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(4), 963-972. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4850