Menenun Asa di Negeri Jiran: Implementasi Pendidikan Nonformal dan Penguatan Identitas Nasional pada Anak Pekerja Migran Indonesia melalui Kuliah Kerja Nyata
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4774Kata Kunci:
anak pekerja migran, diaspora Indonesia, identitas nasional, pengabdian masyarakat, pendidikan nonformalAbstrak
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional ini bertujuan mengatasi keterbatasan akses pendidikan formal dan degradasi identitas nasional pada anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen di Malaysia. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Srimuda, Selangor, dengan melibatkan 24 anak. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatoris berbasis komunitas dan pembelajaran berbasis pengalaman (Service Learning). Program intervensi meliputi edukasi anti-perundungan, penguatan literasi Al-Qur'an, pembiasaan nilai kebangsaan, serta pengembangan motorik ekologis. Hasil pengabdian yang dievaluasi melalui kuesioner terstruktur menunjukkan peningkatan pemahaman anti-perundungan (dari 41% menjadi 91%), akselerasi kemampuan baca-tulis huruf hijaiyah, dan penguatan rasa percaya diri serta nasionalisme anak-anak diaspora. Kesimpulannya, intervensi pendidikan nonformal berbasis komunitas yang adaptif terbukti efektif menciptakan ruang belajar yang aman dan merevitalisasi identitas kebangsaan anak-anak migran di perantauan.
Unduhan
Referensi
M. A. Rahman and S. Hidayat, "Dinamika Mobilitas dan Akses Hak Dasar Pekerja Migran Indonesia di Asia Tenggara," Jurnal Sosiologi Global, vol. 12, no. 2, pp. 145-160, 2025.
A. Purnomo, "Hambatan Struktural Pendidikan Anak Diaspora di Malaysia: Studi Kasus Pekerja Migran Tanpa Dokumen," Jurnal Pendidikan Internasional, vol. 8, no. 1, pp. 45-58, 2024.
R. Wulandari and T. Santoso, "Efektivitas Sekolah Indonesia Luar Negeri dalam Mengakomodasi Kebutuhan Anak Pekerja Migran," Jurnal Kajian Migrasi, vol. 5, no. 3, pp. 210-225, 2023.
KBRI Kuala Lumpur, "Laporan Tahunan Pelayanan Pendidikan Anak Pekerja Migran di Malaysia," Kementrian Luar Negeri RI, Kuala Lumpur, 2025.
F. A. Putri, "Krisis Identitas dan Alienasi Kultural pada Remaja Diaspora Indonesia di Malaysia," Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, vol. 10, no. 2, pp. 112-125, 2023.
H. Kusuma and B. Anwar, "Evaluasi Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Karitatif versus Partisipatif pada Komunitas Marginal," Jurnal Pengabdian Nusantara, vol. 4, no. 1, pp. 33-47, 2024.
S. Ningsih, "Pendidikan Inklusif untuk Anak Migran: Menjembatani Pemahaman Sosiokultural Lintas Batas," Jurnal Sosiologi Pendidikan, vol. 7, no. 2, pp. 88-102, 2025.
D. Prasetyo and A. Yulianto, "Penggunaan Metode Role-Play dalam Mereduksi Perilaku Perundungan pada Anak Usia Dasar," Jurnal Psikologi Pendidikan, vol. 9, no. 4, pp. 315-328, 2023.
L. Hakim, "Instruksi Berdiferensiasi dan Pengaruhnya terhadap Efikasi Diri Siswa Minoritas," Jurnal Inovasi Pedagogi, vol. 6, no. 1, pp. 55-68, 2024.
M. Fauzi, "Implementasi Asset-Based Community Development (ABCD) dalam Pendidikan Alternatif di Wilayah Urban," Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, vol. 11, no. 3, pp. 199-214, 2025.








