Sosialisasi Penanganan Banjir Perumahan Sinar Lestari Indah Kedungmundu Tembalang Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4745Kata Kunci:
Banjir, Drainase, Hidrologi, Mitigasi, Pemberdayaan MasyarakatAbstrak
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di wilayah perkotaan dan memberikan dampak signifikan terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Perumahan Sinar Lestari Indah di Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang merupakan kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir akibat kedekatannya dengan Sungai Banjir Kanal Timur serta pengaruh pengaturan debit di Bendung Pucang Gading. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrologi serta meningkatkan kapasitas masyarakat melalui kegiatan sosialisasi berbasis pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif dan partisipatif melalui ceramah dan diskusi interaktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan rencana dengan kala ulang 25 tahun mencapai 159,41 mm/jam dengan debit banjir sebesar 572,06 m³/detik yang berpotensi melampaui kapasitas sungai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi banjir. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi untuk menciptakan sistem penanganan banjir yang berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
S. Ningrum and K. Ginting, “Strategi penanganan banjir berbasis mitigasi bencana pada kawasan rawan banjir,” Geography Science Education Journal, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2020.
A. A. Wardani, R. R. Hidayat, and M. S. Nugroho, “Community-based flood disaster risk reduction in urban areas,” International Journal of Disaster Risk Reduction, vol. 56, pp. 102-118, 2021.
S. F. Rafiei Emam, M. Salehi Neyshabouri, and M. Irannajad, “Urban flood management using integrated hydrological and social approaches,” Journal of Hydrology, vol. 603, pp. 126-137, 2021.
A. S. Rahayu et al., “Peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir melalui pendekatan partisipatif,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 45–52, 2022.
C. Asdak, Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, ed. revisi, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2018.
B. Jongman, H. C. Winsemius, J. C. J. H. Aerts, E. Coughlan de Perez, M. K. van Aalst, and P. J. Ward, “Declining vulnerability to river floods and the global benefits of adaptation,” Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), vol. 112, no. 18, pp. E2271–E2280, 2015.
S. Suripin, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Yogyakarta: Andi Offset, 2004.
B. Wisner, P. Blaikie, T. Cannon, and I. Davis, At Risk: Natural Hazards, People’s Vulnerability and Disasters, 2nd ed., London: Routledge, 2004.
R. A. K. Maharani, S. D. Wicaksono, S. Suharyanto, and R. J. Kodoatie, "Pengendalian Banjir Sistem Bendung Pucang Gading – Dombo Sayung Semarang," Jurnal Karya Teknik Sipil, vol. 2, no. 1, pp. 258-267, Jan. 2013








