Peningkatan Pengetahuan Guru Pesantren tentang Pencegahan Neck Pain melalui Edukasi Fisioterapi K3

Penulis

  • Siti Nurhaliza Zhulkifli Departemen Physiotherapy
  • Sri Suraningsih Ika Wardojo Pendidikan Profesi Fisioterapis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4622

Kata Kunci:

Neck Pain, Fisioterapi K3, Ergonomi, Guru Pesantren, Penyuluhan Kesehatan

Abstrak

Guru merupakan kelompok profesi berisiko tinggi terhadap nyeri leher (neck pain) akibat aktivitas kerja yang bersifat statis, berulang, dan berlangsung dalam durasi panjang setiap harinya. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemahaman tentang prinsip ergonomi dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya di lingkungan pesantren dengan sistem boarding school yang menuntut peran ganda sebagai pendidik sekaligus pengasuh santri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang terkait K3, fisioterapi, dan pencegahan nyeri leher melalui penyuluhan selama empat pertemuan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung partisipatif menggunakan media leaflet, demonstrasi postur kerja ergonomis, serta praktik latihan peregangan (stretching) secara mandiri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan muskuloskeletal serta kuesioner pengetahuan 10 soal sebagai instrumen pre-test dan post-test mencakup domain K3, fisioterapi, dan nyeri leher. Kegiatan diikuti 13 guru usia 22–35 tahun. Hasil pre-test menunjukkan pengetahuan peserta masih terbatas, dengan persentase terendah pada pengetahuan dasar fisioterapi (46,15%) dan istilah medis nyeri leher (23,1%). Setelah penyuluhan, seluruh peserta mencapai jawaban benar 100% pada post-test di semua domain. Hasil ini membuktikan bahwa penyuluhan partisipatif berbasis leaflet efektif meningkatkan pengetahuan guru sebagai langkah preventif nyeri leher di lingkungan pesantren.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

R. Auliah and N. M. Yuliadarwati, “Edukasi Fisioterapi Dalam Pencegahan Neck Pain pada Guru Madrasah Putri Ar-Rohmah Islamic Boarding School,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 3, no. 2, pp. 427–433, 2025, [Online]. Available: https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index

P. Salong, R. Tunny, Z. Lating, I. S. Tunny, and M. F. Kalily, “Hubungan Beban Kerja Fisik Dan Beban Kerja Mental Dengan Kelelahan Kerja Mengajar Pada Guru SD Di Negeri Lima Kecamatan Leihitu,” Calory Journal?: Medical Laboratory Journal, vol. 1, no. 4, pp. 48–57, Dec. 2023.

I. S. Septadina, Wardiansah, A. D. Fitri, M. Zaid Rahman, and R. D. Naibaho, “Work Posture Analysis Using Work Safe Office Ergonomics and Musculoskeletal Disorders (MSDs) in Teachers,” Gema Lingkungan Kesehatan, vol. 23, no. 2, pp. 311–319, May 2025, doi: 10.36568/gelinkes.v23i2.287.

U. H. Mardiyana, A. H. Endaryanto, D. P. Priasmoro, and A. Abdullah, “Pengaruh Pemberian Stretching Exercise Terhadap Tingkat Nyeri Pada Penderita Neck Pain Di RSUD Jombang,” Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, vol. 7, no. 1, pp. 61–68, 2022.

W. Budhyanti, L. Anggiat, and C. Puspa Juwita, “Pencegahan Penangan Nyeri Leher dan Punggung Bawah dengan Peregangan Mandiri pada Pegawai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Cawang?: Program Pengabdian Kepada Masyarakat,” Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, vol. 4, no. 1, pp. 79–89, 2020.

K. Natashia and F. Anisah Makkiyah, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keluhan Nyeri Leher Non-Spesifik pada Orang Dewasa Usia Produktif,” IKRAITH-HUMANIORA, vol. 8, pp. 136–146, Mar. 2024, doi: 10.37817/ikraith-humaniora.v8i1.

S. Safiri et al., “Global, regional, and national burden of neck pain in the general population, 1990-2017: Systematic analysis of the Global Burden of Disease Study 2017,” thebmj, vol. 368, no. 791, pp. 1–11, Mar. 2020, doi: 10.1136/bmj.m791.

T. Nafs, “Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja pada Guru Tahfidz di Pesantren Terpadu Darul Qur’an Mulia,” Acta Psychologia, vol. 2, no. 2, pp. 199–208, 2020, [Online]. Available: http://journal.uny.ac.id/index.php/acta-psychologia

Melisa Cindy Simbolon and Atika Yulianti, “Penyuluhan Fisioterapi K3 untuk Postur Kerja dan Pencegahan Nyeri Leher di PT Alhasanie, Kalimantan Timur,” Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, vol. 3, no. 4, pp. 341–250, Oct. 2025, doi: 10.55606/termometer.v3i4.5613.

J. Faradisha and D. Vahira, “Faktor Personal yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Leher pada Pekerja Tenun Lurik?: An Occupational Health Surveillance,” PREPOTIF?: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 9, no. 2, pp. 5892–5901, Aug. 2025.

R. Chairunisa, R. Wahdini, K. Ziah Sibualamu, and Y. Mailintina, “Intervensi Ergonomi dalam Menurunkan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Kantor?: A Scoping Review,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, vol. 19, no. 3, pp. 2302–2531, Nov. 2024.

W. E. Pertiwi, A. Annissa, T. Nasiatin, and D. L. Setyowati, “Persepsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sekolah pada Islamic Boarding Schools,” MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, vol. 23, no. 4, pp. 325–331, Dec. 2024, doi: 10.14710/mkmi.23.4.325-331.

Budiman, R. K. Sakinah, and Rd. G. Ibnusantoso, “Hubungan Postur Tubuh dengan Nyeri Leher dan Bahu pada Mahasiswa Kedokteran Selama Pembelajaran Daring,” Medika Kartika?: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, vol. 4, no. 4, pp. 447–460, Sep. 2021, doi: https://doi.org/10.35990/mk.v4n4.p447-460.

R. G. H. B. Pangestu, M. H. S. Nugraha, and P. A. S. Saraswati, “Faktor Risiko Terjadinya Forward Head Posture Risk Factors of Forward Head Posture,” Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, vol. 5, no. 2, pp. 141–151, Jul. 2021.

I. Rahman, “Hubungan Postur Kerja dan Sikap Kerja Terhadap Myofascial Trigger Point Syndrome pada Guru SMP AR Rahman Medan,” Journal of Health Science and Physiotherapy, vol. 3, no. 2, pp. 54–61, Jun. 2021.

B. Trisnowiyanto, “Teknik Penguluran Otot-Otot Leher untuk Meningkatkan Fungsional Leher pada Penderita Nyeri Tengkuk Non-Spesifik,” Jurnal Kesehatan Terpadu, vol. 1, no. 1, pp. 6–11, Mar. 2017.

A. R. Shintya, N. A. Rahmawati, A. Prasetia, and D. D. Ronawati, “Edukasi Manfaat Stretching Untuk Mengatasi Musculoskeletal Disorders Pada Komunitas Guru SMPN 1 Dau Malang,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 2, no. 9, pp. 4185–4191, 2024, [Online]. Available: https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index

Z. Yulianti, H. H. Kusumajaya, and S. Agustiani, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Meningkatnya Kejadian Low Back Pain di Wilayah Kerja Puskesmas Melintang Kota Pangkalpinang Tahun 2024,” Medic Nutrical Jurnal Ilmu Kesehatan, vol. 15, no. 3, pp. 25–30, 2025, doi: 10.5455/mnj.v1i2.644.

W. Budhyanti, L. Anggiat, and C. P. Juwita, “Pencegahan dan Penanganan Nyeri Leher dan Punggung Bawah dengan Peregangan Mandiri pada Pegawai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Cawang: Program Pengabdian kepada Masyarakat,” Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, vol. 4, no. 1, pp. 78–89, 2020.

Ridhwan et al., “Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Scabies Santri Pondok Pesantren Barokatul Ishlah Desa Rantau Karya,” Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 63–67, Jul. 2023, doi: 10.22437/jppm.v2i2.27714.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-18

Cara Mengutip

Zhulkifli, S. N., & Ika Wardojo, S. S. (2026). Peningkatan Pengetahuan Guru Pesantren tentang Pencegahan Neck Pain melalui Edukasi Fisioterapi K3. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(3), 589-597. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4622